Postingan Terbaru
Berita
Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Siswa Kelas 2 SDIT Adzkia 1 Padang Kunjungi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Siswa Kelas 2 SDIT Adzkia 1 Padang Kunjungi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Padang — Dalam rangka memperkaya pengalaman belajar sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan literasi sejak dini, siswa kelas 2 SDIT Adzkia 1 Padang melaksanakan kunjungan edukasi ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para siswa. Tidak hanya belajar melalui buku dan pembelajaran di kelas, siswa diajak mengenal secara langsung lingkungan perpustakaan serta berbagai koleksi bacaan yang tersedia. Dengan penuh antusias, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan selama kunjungan. Mereka berkesempatan melihat berbagai jenis buku, mengenal fungsi perpustakaan, serta mendapatkan pengalaman bagaimana mencari dan memilih bahan bacaan yang sesuai dengan minat mereka. Kunjungan edukasi ini juga menjadi momentum bagi siswa untuk memahami bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi juga ruang untuk belajar, mengeksplorasi pengetahuan, dan menemukan berbagai informasi baru. Keceriaan tampak dari wajah para siswa ketika mereka berinteraksi dengan lingkungan perpustakaan. Rasa ingin tahu yang muncul selama kegiatan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mereka. Melalui kegiatan ini, SDIT Adzkia 1 Padang berharap tumbuh kebiasaan positif dalam diri siswa untuk gemar membaca, mencintai ilmu, serta menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Belajar bisa di mana saja, dan hari ini perpustakaan menjadi ruang kelas yang penuh cerita. πβ¨ Semoga pengalaman sederhana ini menjadi langkah awal bagi tumbuhnya generasi yang gemar membaca, luas wawasan, dan cinta ilmu.
Berita
Dari Padang Menuju Panggung Nasional: Raffa Fathian Satria Siap Berlaga di OSN Matematika
Padang – Kabar membanggakan datang dari SDIT Adzkia 1 Padang. Salah satu siswa terbaiknya, Raffa Fathian Satria, berhasil mengharumkan nama sekolah setelah dinyatakan lolos pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat Provinsi bidang Matematika. Atas prestasi tersebut, Raffa resmi menjadi utusan Provinsi yang akan berlaga di OSN Tingkat Nasional. Raffa yang merupakan siswa Kelas VI Quba 3 SDIT Adzkia 1 Padang berhasil menunjukkan kemampuan berpikir logis, ketelitian, dan semangat belajar yang tinggi hingga mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai sekolah di Sumatera Barat. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta doa yang terus dipanjatkan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Prestasi yang diraih Raffa tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika SDIT Adzkia 1 Padang. Sekolah mengapresiasi perjuangan Raffa yang telah melalui berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya berhasil mengamankan tiket menuju kompetisi tingkat nasional. Keberhasilan ini juga merupakan hasil sinergi antara siswa, guru pembimbing, orang tua, dan lingkungan sekolah yang senantiasa memberikan dukungan penuh dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik. SDIT Adzkia 1 Padang terus berkomitmen menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter islami, berprestasi, dan berjiwa pemimpin. Kini, Raffa akan mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan dari seluruh masyarakat sekolah, diharapkan ia dapat memberikan penampilan terbaik serta kembali mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat di ajang Olimpiade Sains Nasional. Seluruh keluarga besar SDIT Adzkia 1 Padang mengucapkan selamat dan sukses kepada Raffa Fathian Satria atas pencapaian luar biasa ini. Semoga langkah menuju tingkat nasional menjadi awal dari prestasi-prestasi gemilang lainnya. "Terus berjuang, terus berprestasi, menjadi kebanggaan sekolah, orang tua, dan umat."
Berita
Menebar Akhlak Mulia, Menolak Bullying: SDIT Adzkia 1 Padang Gelar Sosialisasi Karakter Islami
Padang – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang, SDIT Adzkia 1 Padang menyelenggarakan Sosialisasi Anti Bullying bagi seluruh siswa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam membangun karakter Islami sekaligus mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah. Mengusung tema "Menebar Akhlak Mulia, Menolak Bullying", sosialisasi ini mengajak siswa memahami bahwa setiap teman memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus dihargai. Melalui penyampaian materi yang interaktif, diskusi, serta contoh-contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari, siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying, dampaknya bagi korban maupun pelaku, serta cara bersikap ketika melihat atau mengalami perundungan. Selain memberikan pemahaman tentang pentingnya saling menghormati, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai karakter Islami, seperti kasih sayang, empati, tolong-menolong, menjaga lisan, dan menghargai sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Pihak sekolah menegaskan bahwa menciptakan lingkungan belajar yang positif merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah diajak untuk saling mendukung dalam membangun budaya yang ramah, santun, dan bebas dari segala bentuk perundungan. "Bullying bukan hanya tentang tindakan fisik, tetapi juga bisa berupa perkataan atau sikap yang menyakiti hati orang lain. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setiap siswa berhak merasa aman, dihargai, dan diterima di lingkungan sekolah," ujar salah satu pemateri. Melalui sosialisasi ini, SDIT Adzkia 1 Padang berharap seluruh siswa semakin memahami pentingnya menjaga ukhuwah, menghormati perbedaan, serta membiasakan perilaku yang mencerminkan akhlak mulia. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi tempat yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap peserta didik. Mari bersama menebarkan kebaikan, menjaga lisan, menghormati sesama, dan berkata tegas: "Stop Bullying, Semua Teman Berharga!" πΏπ€
Berita
MPLS SDIT Adzkia 1 Padang: Sambut Hangat Langkah Pertama Siswa Kelas 1
Padang – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa kelas 1 SDIT Adzkia 1 Padang. Dengan senyum hangat para guru dan tenaga kependidikan, peserta didik baru disambut sebagai bagian dari keluarga besar SDIT Adzkia 1 Padang. Kegiatan MPLS diawali dengan penyambutan di gerbang sekolah, dilanjutkan dengan perkenalan guru, pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, serta berbagai aktivitas edukatif yang dirancang secara ramah anak, menyenangkan, dan bermakna. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal ruang belajar, fasilitas sekolah, teman-teman baru, serta membangun rasa percaya diri dalam memulai perjalanan pendidikan mereka. Tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter Islami sejak hari pertama. Siswa dibiasakan untuk menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), membiasakan adab yang baik, serta menumbuhkan semangat belajar dengan penuh rasa syukur. Kepala SDIT Adzkia 1 Padang menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi merupakan proses awal membangun hubungan yang positif antara sekolah, siswa, dan orang tua. "Kami ingin setiap anak merasa diterima, dicintai, dan nyaman berada di sekolah. Semoga hari pertama ini menjadi awal yang indah bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi," ujarnya. Melalui pelaksanaan MPLS yang mengedepankan pendekatan ramah anak, SDIT Adzkia 1 Padang berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif sehingga setiap peserta didik dapat berkembang sesuai potensi yang Allah SWT anugerahkan. Selamat datang, Ananda. Semoga setiap langkah kecil di SDIT Adzkia 1 Padang menjadi awal perjalanan menuju masa depan yang penuh ilmu, iman, dan prestasi. πΏβ¨